Me_sulis
Showing posts with label Ciwaru. Show all posts
Showing posts with label Ciwaru. Show all posts

Wednesday, June 27, 2012

Pulang Kembali Ke Jakarta - Ekspedisi Teluk Ciletuh Episode 9

Ekspedisi Teluk Ciletuh 9-10 Juni 2012 - Episode 9


Rasanya ingin terus menjelajah wilayah selatan Sukabumi, tapi esok kami harus kembali berkarya. Sebelum mengarah pulang, kami istirahat dulu menyelesaikan makan siang yang tertunda di warung makan Rhaisa yang terletak di pertigaan di pusat desa Ciwaru.



Saatnya kami dari Jakarta berpisah dengan teman-teman yang ramah penduduk Desa Neglasari. Kami saling berjabat tangan dan semoga dapat bertemu lagi di lain kesempatan. Terima kasih Erik, Beben dan Zaenal, tanpa kalian belum tentu perjalanan kami kali ini menjadi lengkap.

eh motor saya sekalian di-cuci-in ya Nenk...


Pukul 17.00 wib, saya dan rekan Yance mengarah keluar Ciwaru menuju Kiaradua lewat Taman Jaya, Sukamukti dan Waluran.



Hari telah berganti malam saat melewati jalur Ujung Genteng menuju Pelabuhan Ratu. Sampai  di pertigaan Kiaradua - Lengkong untuk beristirahat santap kopi .



Rute  Ciwaru ke Cibadak



Sungguh hari yang melelahkan sekaligus menyenangkan buat kami. Semoga masih ada hari esok buat kami untuk dspst kembali menjelajah tempat-tempat eksotis lainnya.

Ride the Archipelago!

Kembali ke Curug Cikanteh - Ekspedisi Teluk Ciletuh Episode 8

Tuesday, June 26, 2012

Curug Cikanteh - Eskpedisi Teluk Ciletuh Episode 8

Ekspedisi Teluk Ciletuh 9-10 Juni 2012 - Episode 8


Jalan sejajar pantai adalah jalan terbagus di Ciwaru. Dari jalan ini baik Curug Cimarinjung, Curug Cikanteh dan Curug Ngelai bisa dilihat dari kejauhan.



Untuk menuju Cikanteh, kami kembali ke arah Cimarinjung. Melewati jalan pedesaan yang beragam kondisinya. Dan yang menyejukkan saat itu adalah pemandangan sawah yang padi-padinya mulai meninggi, hijau di kanan kiri jalan.



Rute Cimarinjung ke Cikanteh



Sesampainya di pusat Desa Ciwaru, pada kordinat 7°11'40.11"S, 106°28'49.76"E, kami belok kiri menyusuri jalan yang mengarah ke mendekati tebing.

Tampak Curug Ngelai di sebelah kiri dan Curug Cikanteh di sebelah kanan





Dari jalan ini begitu sampai pada aliran irigasi dengan Lat-Lon 7°11'22.38"S, 106°29'36.27"E, belok ke kiri mengikuti jalur pengairan. Kendaraan roda dua dapat masuk hingga Bendungan Sungai Cikanteh yang airnya dimanfaatkan untuk pertanian.







Bendungan Cikanteh adalah jarak terdekat untuk melihat Curug Cikanteh dan Curug Ngelai.


Erik memandu kami berjalan kaki melintas bendungan. Katanya ada satu curug lagi yang dapat dilihat. Tadinya saya juga ingin melihat langsung. Namun ketika melintas batu-batu di sungai, saya kembali merasakan letih dan pandangan sudah mulai seperti berputar. Baru saya ingat bahwa kami belum makan siang padahal waktu sudah lewat pukul 14.00.


Rekan Yance dan Erik meneruskan jalan kaki melintasi sungai Cikanteh untuk merekam keindahan Curug Sodong. Dan saya kembali ke bendungan menemui Beben dan Zaenal yang menunggu kendaraan.






Curug Sodong - pada latar belakang terlihat Curug Cikanteh




Untuk mengobati rasa letih dan cuaca yang panas, saya mandi di tepian irigasi. Box E21 multifungsi berubah menjadi gayung. Lumayan badan menjadi segar kembali. :)



Bersambung ke Pulang kembali ke Jakarta - Ekspedisi Teluk Ciletuh Episode 9
Kembali ke Curug Cimarinjung - Ekspedisi Teluk Ciletuh Episode 7

Curug Cimarinjung - Ekspedisi Teluk Ciletuh Episode 7

Ekspedisi Teluk Ciletuh 9-10 Juni 2012 Episode 7


Kami parkir motor di muka persawahan Desa Ciwaru. Sekelompok penduduk sedang bekerja memperbaiki pengairan. Salah satu dari mereka mengatakan bahwa roda dua bisa menyusur galengan beton pengairan. Tapi kami memilih jalan kaki saja.



Untuk menuju Curug Cimarinjung, kami berjalan kurang lebih 100 meter mengikuti jalur pengairan. Saat itu tepat pukul 12 siang, saya tak sabar ingin segera melihat curug tersebut. Melipir pada jalan kecil di sepanjang aliran air dari persawahan hingga tepian tebing.


Gemuruh air mulai terdengar. Curug tampak mengintip di rerimbunan hutan. Jalur air mengantar langkah menuju gerbang alam pintu masuk air terjun. Saya masuki sebuah celah sempit di antara batu besar dan dinding tebing seperti memasuki alam impian. Alam yang mempesona mata dan menyejukan hati.



"Subhanallah!", kata pembuka yang spontan terucap dari mulut saya ketika masuk. Pemandangan indah yang sulit diungkap oleh kata-kata. Biarlah foto-foto yang akan memperlihatkan keindahan Curug Cimarinjung.

Curug Cimarinjung





Air terjun setinggi kurang lebih 45 meter ini airnya keruh kecoklatan, meski demikian justru membentuk keindahan tersendiri dan memberi sentuhan warna jingga pada alam sekitarnya. Batu-batu besar yang teronggok pada laguna air terjun dan sebuah pohon imajinasi bonsai semakin melengkapi pesona keindahannya.

Alhamdulillah, sekali lagi saya bersyukur dapat melihat keindahan alam ini.

Curug Cimarinjung dari kejauhan


Dari Curug Cimarinjung kami lanjut ke Teluk Ciletuh dangan pantai Palangpang-nya. Saat itu ada perayaan Hari Nelayan sehingga pantai yang biasanya sepi menjadi tumpah-ruah dipenuhi pengunjung. Kami istirahat minum di tengah keramaian. Setelah beristirahat baru lanjut ke tujuan lain yang masih di Desa Ciwaru.

Bersambung ke Curug Cikanteh - Ekspedisi Teluk Ciletuh Episode 8
Kembali ke Mencoba Lintasan Cimarinjung - Ekspedisi Teluk Ciletuh Episode 6

Merubah Rute Perjalanan - Ekspedisi Teluk Ciletuh Episode 5

Ekspedisi Teluk Ciletuh 9 - 10 juni 2012 Episode 5


Di rumah Bapak Dedi kami sempat menanyakan kondisi jalan yang dari susunan batu tadi. Diterangkan bahwa tadinya ada perbaikan jalan di wilayah situ sekitar 6 bulan lalu. Namun usaha pelebaran jalan terhenti entah apa sebabnya sehingga jalan yang belum dibatu kembali terkikis air hujan.

Kami juga menanyakan apakah jalan tersebut tembus hingga ke Ciwaru. Kata Erik jalan itu tembus ke Ciwaru. Kira-kira 20 menit saja melewati jalan tanah yang dapat dilalui kendaraan roda dua. Kondisi jalan berupa lintasan tanah dan bebatuan dengan turunan berliku yang lebih curam dari yang sudah kami temui tadi.

Jika mengikuti rute yang dibuat pada rencana awal perjalanan ini
  • rute pertama adalah setelah merekam keindahan Teluk Ciletuh dan mencoba menelusuri jalurnya.
  • rute kedua yakni jalur lewat Ciemas dan Taman Jaya lalu ke Ciwaru baru kemudian melihat Curug Cimarinjung.

Akan tetapi setelah mendengar penjelasan Erik barusan, kami jadi sangat antusias bertanya mengenai jalan tembus menuruni puncak Cimarinjung. Seperti kami ketahui dari Google Earth bahwa posisi Curug Cimarinjung tak jauh dari tempat kami mengambil gambar tadi.

Namun Erik agak ragu memandu kami karena belum pernah lihat motor-motor seperti yang kami pakai melintas melewatinya. Hanya orang kampung Neglasari dan Girimukti saja yang terbiasa bolak-balik menembusnya.

Kami terus dan terus bertanya, mengingat jika ditempuh melalui jalur yang telah direncanakan akan memakan waktu 2 jam lebih lama sedangkan bila melintas jalan tersebut paling lama setengah jam bisa sampai di Ciwaru.

Melihat kami antusias mencoba lintasan itu, akhirnya dengan agak takut Erik mengatakan bahwa kalau bapak yang melintas (sambil menunjuk saya), dia tidak yakin bisa, kalau bapak ini (kali ini dia menunjuk rekan Yance), dia yakin bisa.

Saya tertawa mendengar pernyataannya, wajar dia mengatakan itu melihat saya 2 kali terjatuh sedangkan Yance hanya 1 kali terjatuh.

Kalau begitu tentu bisa dicari solusinya bukan? Saya tetap pada rencana rute awal dan rekan Yance yang mencoba lintasan itu. Namun akhirnya Erik memberikan solusi yang baik. Dia bilang akan
mengajak beberapa temannya besok, supaya ada yang bisa membantu jika terjatuh atau menggantikan membawa Honda Tiger saya. Kami setuju dengan idenya. Terakhir Erik bilang, "Mudah-mudahan tidak hujan Pak! sebab kalau hujan orang kampung sini juga tidak ada yang berani melewatinya".

Dengan demikian rute perjalanan untuk besok kami revisi, dari Kampung Neglasari ke Curug Cimarinjung lalu ke Curug Cikanteh.



Bersambung ke Mencoba Lintasan Cimarinjung - Ekspedisi Teluk Ciletuh Episode 6
Kembali ke Teluk Ciletuh dari Puncak Cimarinjung - Ekspedisi Teluk Ciletuh Episode 4

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Dedicated for Nusantaride | Designed by Info Mancing